Bumbu: Ragam Kehidupan

Bumbu: Ragam Kehidupan
Bumbu: Ragam Kehidupan
Anonim

Bumbu dengan bumbu dan rempah-rempah membuat hidangan apa pun beraroma dan aromatik, asalkan tidak berlebihan, dan bumbunya segar.

Oleh Deborah Lambeth

Bayangkan ini: Anda duduk untuk makan malam, melihat steak yang mendesis di piring Anda dan tidak sabar untuk menyantapnya. Anda mengirisnya, menggigitnya, dan menyadari, “hei, tidak ada bawang putih di dalamnya. Bukankah itu kayu manis?” Jelas itu membuat perbedaan dalam menentukan bumbu mana yang akan digunakan saat memasak. Sama seperti kayu manis tidak enak di steak, bawang putih mungkin bukan hal pertama yang ingin Anda bangun dan lihat di roti panggang Anda.

Ada banyak bumbu, yang bila digunakan dengan benar, membuat makanan menjadi harum dan enak di lidah. Namun, ada tip untuk menggunakannya, untuk memastikan rasa hidangan ditingkatkan, dan tidak dikompromikan. Misalnya, memasak bumbu ini terlalu lama dapat menyebabkan rasa menjadi terlalu kuat. Saat Anda memasak semur dan sup, sebaiknya tambahkan satu jam atau kurang sebelum disajikan. Tahukah Anda bahwa menghancurkan herba sebelum menambahkannya akan meningkatkan aroma dan membuat hidangan lebih nikmat. Bila Anda menggunakan bahan-bahan segar, bahan-bahan tersebut harus selalu ditambahkan menjelang akhir masakan, agar rasanya tetap segar seperti herba.

Berikut tipnya: jangan gunakan lebih dari tiga herba dan rempah dalam hidangan apa pun. Ada beberapa peringatan untuk itu. Misalnya, beberapa resep India merupakan pengecualian dari aturan ini, karena sering kali membutuhkan 10 bahan berbeda atau lebih dalam satu hidangan kari. Sangat menyenangkan untuk berkreasi di dapur dan menggunakan rempah-rempah/herbal adalah salah satu area di mana Anda bisa menjadi inovatif.Ganti bumbu yang biasa Anda tambahkan ke masakan dan bereksperimenlah sedikit.

Saya mendengar Emeril Lagasse mengatakan di sebuah acara bahwa, orang terlalu lama menyimpan bumbu di lemari mereka. Dia bercanda tentang seorang temannya yang memiliki sebotol bawang putih yang diturunkan dari neneknya. Penyimpanan dan penanganan sama pentingnya, seperti mempelajari cara menggunakannya. Mereka perlu disimpan di tempat yang sejuk dan gelap. Mereka akan kehilangan rasanya dengan cepat jika terkena cahaya yang berlebihan. Mereka harus disimpan dalam wadah kedap udara, karena rasa mereka akan bertahan hingga satu tahun bila disimpan seperti ini. Aturan dasarnya adalah menyimpannya jauh dari sumber kelembapan apa pun. Freezer adalah tempat yang tepat untuk menyimpan rempah-rempah-lemari es tidak.

Bumbu komersial adalah jalan pintas yang digunakan oleh sebagian besar koki profesional. Namun, Anda dapat menanam herba dengan mudah di pekarangan, pot, atau pekebun jendela. Tanyakan kepada toko taman setempat jika Anda ingin membeli bibit atau tanaman kecil.Dill, Parsley, Mint, Oregano, Thyme, dan Basil hanyalah beberapa dari tumbuhan aromatik dan harum yang dapat Anda tanam dan panen untuk digunakan, sambil menyiapkan hidangan lezat. Saat Anda memetik herba, yang terbaik adalah memetiknya di pagi hari. Keringkan di rak atau terbalik dengan batangnya. Setelah kering, kikis daun dari tanaman.

Dengan mengikuti tips sederhana dalam menggunakan bumbu secara efektif, Anda dapat membuat resep yang unik dan dinikmati oleh semua orang.